Teori Warna, Warna Primer, Sekunder dan Tersier

Posted on
Share

Melansir dari laman kopikeliling.com, pada karya seni yang memiliki sifat visual ada teori warna. Teori ini merupakan paduan praktis dan utama dalam pencampuran warna. Meskipun kadang dianggap biasa saja, teori dari warna justru penting apabila Anda hendak mendalami seni melukis.

Jika Anda mengetahui dan memahami tentang teorinya maka ke depannya akan semakin mudah untuk menciptakan beberapa jenis warna yang diinginkan. Semakin merasa penasaran, simak beberapa ulasan singkat di bawah ini!

teori warna, warna primer dan sekunder
sumber gambar: pinterest dari carfwalk

Teori Warna Primer

Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya ada tiga warna yang menjadi warna primer. Warna-warna tersebut adalah merah, biru dan kuning. Ketika Anda mencampurkan dua warna primer maka nantinya akan menghasilkan warna sekunder, Contohnya, Anda mencampur warna merah dan biru, maka hasilnya adalah warna ungu.

Sedangkan warna kuning dan biru akan jadi warna hijau. Lalu campuran warna kuning dan merah akan jadi warna jingga. Porsi Anda mencampurkan warna primer ini akan memberikan corak yang berbeda-beda pada setiap warna. Dalam teori warna selanjutnya pencampuran dari warna primer dan sekunder akan menghasilkan warna tersier.

Warna Sekunder

Warna sekunder merupakan warna kedua dan berasal dari pencampuran dua warna primer atau pokok. Jumlah dari warna sekunder pada dasarnya tidak hanya warna jingga, ungu, dan hijau saja, namun masih ada banyak sekali. Hal tersebut bergantung dengan takaran porposi warnanya. Anda bisa menggunakan perbandingan takaran yang berbeda dari warna primer atau pokok agar bisa menghasilkan warna lainnya,

Teori Warna Tersier

Tersier merupakan dengan warna ketiga. Artinya warna tersebut berasal dari hasil campuran warna pokok dan warna sekunder. saja untuk pencampuran warnanya berdasarnya dengan posisi warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna.

Misalnya saja warna merah akan bercampur dengan warna hijau maka akan terbentuk warna cokelat kemerahan. Warna kuning dan ungu akan jadi warna cokelat kekuningan. Sedangkan warna biru dengan jingga akan jadi warna cokelat kebiruan.

Bagaimana sudah lumayan paham dengan teori warna? Dengan tiga warna primer saja Anda bisa mendapatkan banyak jenis warna. Selain itu Anda juga bisa menggunakan lingkaran warna untuk membantu dalam proses pencobaan pencampuran.

Baca juga:

Tanaman Hias yang Populer dan Booming di Tahun 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *