Mirip Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Mural dan Grafiti

Share

Sebagian besar masyarakat mungkin sudah tidak asing lagi dengan beberapa gambar yang ada pada tembok jalanan di beberapa kota. Kebanyakan mengenalnya dengan sebutan seni jalanan atau street art. Seni yang satu ini memiliki berbagai macam bentuk, dan yang cukup terkenal adalah seni grafiti dengan seni mural. Meskipun terlihat sama namun keduanya sebenarnya berbeda. Lalu apa perbedaan mural dan grafiti.

Kedua karya seni ini kerap sekali di anggap sama, namun mural atau grafiti adalah dua seni yang berbeda. Mural berasal dari bahasa latin yakni “Murus” dimana artinya adalah dinding. Mural sendiri merupakan seni menggambar atau melukis yang dilakukan pada media berupa dinding dan media lainnya yang mana cukup luas dan sifatnya permanen.

Dari pengertian di atas menunjukkan jika mural dapat dibuat pada media yang permanen sepert halnya dengan lantai, meja, langit-langit dan media lainnya. Kini mural sendiri sudah banyak dinikmati sebagai desain interior sebuah ruangan. Bahkan mural juga mudah ditemukan pada beberapa cafe maupun restoran, dan tak jarang digunakan sebagai spot foto yang instagramable.

Hampir sama dengan seni mural, seni grafiti juga digambar pada media berupa tembok atau dinding. Grafiti sendiri merupakan coretan-coretan yang ada di dinding dengan komposisi yang terdiri dari warna, bentuk, garis, simbol, volume pada saat menuliskan kata maupun kalimat.  Alat yang digunakan untuk grafiti adalah cat semprot kaleng. Sebelum adanya cat semprot ini, seni grafiti dubuat menggunakan sapuan cat dari kuas maupun kapur.

Perbedaan mural dan grafiti secara garis besar adalah jika mural dibuat dengan bebas dan luas, sedangkan untuk grafiti cenderung pada tulisan maupun kata-kata. Anda pun bisa menyesuaikan sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *